Selasa, 27 Oktober 2015

Tips Cara Memulai Bisnis Sampingan

Selamat datang di blog ini dan terimakasih telah mengunjungi coretan-diatas-monitor.blogspot.co.id, semoga coretan ini bisa memberi informasi dan pengetahuan yang bermanfaat bagi anda. Artikel hanya coretan yang saya ketik hanya untuk mengisi kekosaongan waktu saja, namun mudah-mudahan coretan ini bisa berguna bagi anda yang membacanya.

Apakabar ?? Bagaimana keadaannya ??
Semoga kabarnya sehat dan baik dan juga semoga selalu di beri kesehatan bagi anda semuanya. Dan saya doakan semoga yang mengunjungi blog ini selalu sehat, diberi keberkahan dan kesuksesan.. Amiin...!!!

Tips Cara Memulai Bisnis Sampingan

Tips Cara Memualai Bisnis Sampingan

Kali ini saya ingin curat-coret masalah tips cara memulai bisnis sampingan yang mudah-mudahan bisa berguna bagi siapa saja yang membacanya, berikut langkah-langkahnya :

  1. Harus mempunyai mimpi, banyak yang bilang bahwa jika ingin sukses maka harus punya mimpi karena mimpilah yang membuat kita mau bergerak.
  2. Niat di dalam hati, mimpi tidak hanya kingingan kosong tanpa adanya niat untuk mewujudkannya, untuk itu lanjutkan dengan niat untuk mewujudkannya.
  3. Belajar, ketika hati sudah berniat untuk mewujudkan mimpi itu maka belajarlah untuk mencari cara bagaimana agar mimpi tersebut bisa terwujud. Belajar ini sangat penting sekali agar kita tidak salah melangkah dan meminimalisir kegagalan.
  4. Action atau lakukan, langkah yang paling nyata ialah dengan melakukannya. Sebuah mimpi cuman sekedar niat tanpa action percumah saja karena tidak akanmenghasilkan apa-apa. Action dan lakukanl;ah sebisa kita dan terus belajar dan berusaha untuk mewujudkan mimpi itu.
  5. Jangan putus asa, terus semangat dan terus konsisten. Inilah yang menjadi sangat sulit bagi sebagian orang. Disaat kita action terkadang sering terjadi halangan dan rintangan oleh karena itu semangat, pantang menyerah dan terus konsisten yang harus terus dilakukan.

Memulai bisnis tidak bisa kita hanya cukup berkeinginan, berbicara, niat tanpa action. Bisnis perlu sekali untuk action karena dengan action itulah kita akan mengetahui bagaimana hasilnya. Dan juga yang tidak kalah pentingnya ialah semangat, pantang menyerah dan konsisten.

Rintangan pasti akan datang, kegaalan pasti akan pernah mengalaminya. Seseorang yang sukses di dunia ini pasti pernah merasakan rintangan yang berat dan kegagalan tetapi mereka terus semangat dan terus berjuang sampai akhirnya sukses.

Demikian coretan dari saya mengenai Tips Cara Memulai Bisnis Sampingan mudah-mudahan coretan ini bisa bermanfaat dan berguna bagi anda.

Saya ucapkan terima kasih banyak telah mengunjungi blog ini. Jangan pernah bosan untuk mengunjungi blog ini lagi...!!! SALAM SUKSES.....!!!!!

Tips Cara Memulai Bisnis Sampingan

Senin, 19 Oktober 2015

Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan

Terimakasih anda telah mengunjungi blog ini, semoga blog ini memberi inspirasi dan bermanfaat bagi anda. Sebelumnya saya mau memperkenalkan dulu secara personal karena pepatah menyatakan tak kenal maka tak sayang, untuk itu saya mau memperkenalkan diri, berikut data personal saya secara singkat :

Nama                : Indra Maulana Ridwan
Umur                : 20 tahun ke atas
Alamt                : Tasikmalaya Jawa Barat

Mungkin itu data singkat saya, mohon maaf jika saya sedikit merahasiakannya yang penting ada gambaran saja mengenai saya.

Perkenalan cukup sampai di situ, berikutnya ialah pembahasan langsung sesuai dengan judul yang bersangkutan.

Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan

 

Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan

 

Siapa yang tidak mau berbisnis ? saya yakin semuanya ingin berbisnis namun kebanyakannya hanya sekedar keinginan semata dan enggan berusaha merealisasikannya. Mungkin ada banyak pertimbangan yang menghalangi untuk memulainya. Salah satu faktor yang menjadi penghalang untuk memualainya atau action, menurut saya cuman satu faktor yaitu TIDAK BERTEKAD KUAT INGIN BERWIRAUSAHA HANYA SEBATAS MIMPI.

Memang benar ketika memulai usaha kita harus mempunyai berbagai pertimbangan agar bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tidak laku atau gagal. Akan tetapi semua orang yang berbisnis pasti pernah merasakan kegagalan dan jika seorang pebisnis, kegagalan tersebut adalah pelajaran yang berharga untuk kelanjutan bisnisnya agar di lain hari tidak melakukan hal yang sama.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut lantas jangan sampai menjadi alasan dan tidak pernah melakukannya atau action. Karena jika pertimbangan-pertimbangan tersebut terus menjadi alasana justru akan menjadi halangan untuk berbisnis.

Berikut ini tips cara untuk memmulai suatu usaha sampingan untu buruh atau karyawan :
  1. Niatkan dalam hati untuk ingin menjadi pebisnis
  2. Baca-baca kisah Suksesor yang sukses dalam berbisnis, untuk meningkatkan semangat dan menambah ilmu dari pengalaman mereka
  3. Pelajarai hal-hal yang menyangkut bisnis
  4. Asah kemampuan kita untuk membaca peluang
  5. Action atau lakukan bisnis itu sendiri tapi yang tidak beresiko besar, karena dengan melakukannya justru disitulah semua hal-hal yang menyangkut dalam bisnis kita akan mengetahuinya dengan sendirinya.
  6. Terus belajar
  7. Jangan patah semangat dan terus konsisten

Mungkin itu tips yang sederhana dan sebenarnya masih banyak lagi tips-tips lainnya. Dari tips berbisnis di atas yang menjadi sumbernya ialah action karena dengan melakukannya kita akan mengetahui apa yang sebenarnya di dalam bisnis itu dan juga dengan sikap tidak pernah semangat maka semua pelajaran dalam bisnis akan didapatkan.

Bisnis adalah zona yang tidak pasti, berbeda dengan karyawan atau buruh yang berada di dalam zona nyaman dan pasti dimana setaip bulan sudah pasti mendapatkan penghasilan yang tetap, kesehatan yang di jamin, mendapat THR dan mendapat pesangon. Namun demikian tetap saja tidak selamanya pasti dan nyaman, seperti terikat dengan aturan, tidak bisa menambah penghasilan jika kekurangan biaya atau  ancaman tersebesar oleh karyawan atau buruh ialah pemberhentian atau PHK.

Berbeda dengan bisnis kita tidak terikat dengan aturan, penghasilan yang tidak terbatas karena kita sendiri yang menentukannya dan yang paling diinginkan oleh  semua orang adalah kebebasa. Kebebasan seorang pebisnis ialah bebas mendapatkan penghasilan semaunya (tidak terbatas), bebas dari aturan karena kita sendiri yang mengaturnya dan bebas melakukan apa yang kita mau.

Berbisnis ini penting sekali dan perlu untuk mencobanya dengan sekala yang kecil dulu seperti Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan sebagai ajang belajar bagaimana berbisnis itu dan menjadi pelajaran dan menambah pemngalaman dalam dunia berbisnis.

Tidak rugi untuk mencoba berbisnis apalagi jika anda seorang buruh atau karyawan. Seandainya saja anda mendapat peristiwa yang buruk misalnya di pecat atau di PHK kemudian mencari pekerjaan lagi menemui kesulitan maka berbisnis jalan keluar yang tepat.

Demikian informasi Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan mudah-mudahan berguna dan bermanfaat.

Bisnis Sampingan Untuk Buruh Atau Karyawan

Rabu, 14 Oktober 2015

Sejarah Sepatu

Alas kaki atau kasut adalah produk seperti sepatu dan sandal yang dipakai untuk melindungi kaki terutama bagian telapak kaki. Alas kaki melindungi kaki agar tidak cedera dari kondisi lingkungan seperti permukaan tanah yang berbatu-batu, berair, udara panas, maupun dingin. Alas kaki membuat kaki tetap bersih, melindungi dari cedera sewaktu bekerja, dan sebagai gaya busana.

Sepatu dibuat oleh pengrajin sepatu atau tukang sepatu, sedangkan ahli memperbaiki sepatu disebut tukang sol sepatu. Bahan-bahan untuk alas kaki di antaranya adalah kayu, plastik, karet, kulit, tekstil, dan serat tanaman. Alas kaki seperti sepasang sandal bisa dibuat pengrajin hanya dengan menggunakan peralatan sederhana seperti pisau, jarum, dan benang. Sementara itu, sepatu olahraga dibuat di pabrik sepatu dengan bantuan mesin-mesin.

Sebelum memakai alas kaki, orang sering mengenakan kaus kaki atau stoking agar kaki lebih nyaman dan tidak lecet. Selain itu, kaus kaki berfungsi sebagai penyerap keringat dan kelembapan sehingga kaki lebih bersih dan higienis. Dalam kebudayaan Barat, orang boleh tidak melepas alas kaki sewaktu berada di dalam rumah, sehingga berkembang perabot rumah tangga seperti kursi. Sebaliknya dalam kebudayaan Asia Timur, alas kaki dilepas sewaktu berada di dalam rumah.

Sejarah Adanya Sepatu

Dari lukisan Mesir Kuno di Thebes, Mesir diketahui bahwa orang Mesir sudah mengenakan alas kaki sekitar abad ke-15 SM. Dalam lukisan digambarkan pengrajin yang duduk di kursi pendek. Seorang pengrajin sibuk bekerja membuat sandal, sedangkan seorang lagi sedang menjahit sepatu. Sandal dibuat dari bahan-bahan seperti kain, daun palem, papirus, kulit, atau bahan serupa yang dianyam.

Bagi orang Yunani dan Romawi kuno, alas kaki merupakan salah satu gaya busana yang elegan. Sandal yang disebut baxa atau baxea dibuat dari anyaman daun palem. Pemakainya adalah kalangan bawah seperti filsuf dan pendeta. Apuleius menulis bahwa pendeta muda memakai sandal dari daun palem seperti yang dikenakan orang Mesir. Pengrajin sandal disebut baxearii atau solearii. Alas kaki ringan yang dipakai di dalam rumah disebut solea , sedangkan sepatu (calceus) dipakai di luar rumah. Alas kaki yang menutupi bagian atas kaki disebut soccus, dan dikenakan di dalam rumah seperti slipper (selop) dalam kebudayaan Barat. Sepatu bot bertali yang memperlihatkan seluruh jemari kaki disebut cothurnus. Bagian alas (sol) cothurnus sering dibuat tebal dengan sisipan gabus. Pemakainya adalah penunggang kuda, aktor drama tragedi, pemburu, dan bangsawan yang ingin tampak lebih tinggi dan gagah.

Prajurit Romawi mengenakan sandal bertali dengan jari-jari yang terbuka. Bila mereka berperang di kawasan perbukitan, bagian bawah sandal dilengkapi dengan gerigi yang tajam atau paku. Bentuk dan warna sepatu bot menunjukkan jabatan dan pekerjaan. Senator Romawi mengenakan sepatu berwarna hitam dengan hiasan bulan sabit berwarna emas atau perak di bagian atas sepatu. Kaisar Romawi menghiasi sepatu bot dengan batu permata dan emas. Kaisar Aurelian melarang laki-laki mengenakan sepatu berwarna merah, kuning, putih, atau hijau karena warna-warna tersebut yang dikhususkan untuk wanita. Sementara itu, Kaisar Heliogabalus melarang wanita menghias sepatu dengan emas dan permata.

Sepatu kalangan bangsawan Eropa pada abad ke-12 dipenuhi dengan berbagai hiasan mewah. Sepatu bot Henry II berwarna hijau dengan garis-garis emas. Dari makam Henry VI dari Sicilia yang wafat tahun 1197 ditemukan sepatu dengan bagian atas dari kain emas berhias mutiara. Bagian sol dibuat dari gabus berlapis kain emas. Sepatu menutupi hingga bagian pergelangan kaki, dan dikencangkan dengan kancing kecil. Permaisuri Constance yang wafat tahun 1198 mengenakan sepatu dari kain emas berhiaskan permata, dengan pengencang berupa sabuk kulit yang diikat dengan tali.